Saturday, December 16, 2017

Detik-detik Terjadinya Gempa Potensi TSUNAMI Tasikmalaya 15 Desember 2017

Tadi malam mungkin bagi kita sedang enak tidur lelap, atapi tidak demikian untuk saudara kita di daerah Tasikmalaya, Pangandaran dan Ciamis. Tadi malam sekitar pukul 23:47wib  terjadi gempa 6.9SR seperti yang diungkap oleh Sutopo Purwo Nugroho sebagai Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB. Kepada detik.news BNPB menyebut 3 wilayah di Jawa Barat yakni Tasikmalaya, Pangandaran dan Ciamis sebagai daerah yang paling mengalami kerusakan akibat gempa 6,9 SR. Selain itu wilayah lain juga seperti Garut dan Cilacap juga megalami kerusakan.


"Daerah yang terdampak gempa yang merusak terdapat di Kabupaten Pangandaran, Tasikmalaya, Ciamis, Kota Banjar, Garut, Cilacap, Kebumen, Kota Pekalongan, Banyumas, Brebes dan Banjarnegara," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangannya, Sabtu (16/12/2017).

Video Youtube Gempa Tasikmalaya 15 Desember 2017

Dia mengatakan pusat gempa berada di 6 km Tasikmalaya. Titik gempa itu membuat Tasikmalaya, Pangandaran dan Ciamis menglami guncangan terparah. 

"Mengingat pusat gempa berada di 6 km arah tenggara Kota Bantarkalong Kabupaten Tasikmalaya, maka daerah yang terdampak guncangan keras dan merusak adalah di Kabupaten Tasikmalaya, Pangandaran dan Ciamis di Provinsi Jawa Barat," lanjut Sutopo.



Seperti yang disebutkan oleh Pikiran Rakyat bahwa BMKG menyatakan , peringatan dini tsunami usai gempa bumi berkekuatan 6,9 skala Richter yang terjadi Jumat 15 Desember 2017 dinyatakan telah berakhir Sabtu 16 Desember 2017 dini hari.

Meski demikian, warga yang berada di kawasan pesisir selatan Jawa Barat diimbau tetap siaga mengingat kemungkinan terjadinya gempa bumi susulan.
Dari Tasikmalaya dilaporkan, seluruh pasien di Rumah Sakit Umum Daerah SMC Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya terpaksa dievakuasi ke luar gedung usai gempa bumi berkekuatan 6,9 skala Richter.
"Jika terjadi bencana gempa, pasien harus dievakuasi ke luar gedung terlebih dahulu," kata pejabat RSUD SMC Singaparna Tasikmalaya, Aang Hilmi Sabtu 16 Desember 2017 dini hari seperti diwartakan Antara.
Ia menuturkan evakuasi seluruh pasien tersebut merupakan prosedur operasional baku yang diterapkan RSUD SMC dalam menyelamatkan pasien ketika terjadi bencana seperti gempa bumi.
Ia menyampaikan, seluruh pasien sementara masih berada di luar gedung hingga situasi dinyatakan aman dari bahaya gempa bumi.

Potensi tsunami
Menurut hasil pemodelan yang dilakukan oleh BMKG, gempa bumi tersebut berpotensi tsunami di selatan Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Yogyakarta.

Namun, pukul 2.30 WIB, atau beberapa jam setelah terjadinya gempa, peringatan dini tsunami tersebut dinyatakan telah berakhir. Kemudian, BMKG menyampaikan bahwa kondisi sudah aman dari potensi tsunami.
BMKG lantas mengumumkan bahwa masyarakat sudah dapat kembali beraktivitas normal seperti biasa. Namun demikian masyarakat diimbau agar tetap waspada dan menghindari bangunan yang berpotensi rubuh.

Ciri gempa berpotensi tsunami
Setyoajie menjelaskan gempa pembangkit tsunami biasanya memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
  1. Lokasi episenter (pusat gempa) terletak di laut.
  2. Kedalaman pusat gempa relatif dangkal, kurang dari 70 kilometer.
  3. Memiliki magnitudo besar lebih dari 7.0 SR.
  4. Mekanisme sesarannya adalah sesar naik (thrusting fault) dan sesar turun (normal fault).
Sementara itu, meski peringatan dini tsunami telah berakhir, BMKG terus melakukan pemutakhiran data terkait kondisi terkini.

Dia menjelaskan pengakhiran potensi tsunami dilakukan setelah semua dipastikan aman sesuai hasil analisa BMKG yang berlaku di National Tsunami Warning Center (NTWC). BMKG juga terus memantau kondisi terkini, terkait aktivitas kegempaan.



Sementara itu, dia juga mengatakan bahwa ketika gempa terjadi, sistem observasi, analisis, dan peringatan dini yang ada di NTWC BMKG berjalan normal dan berfungsi dengan baik.

Dia juga mengatakan, jika ada sistem peringatan dini yang mengalami kerusakan, pasti akan segera ditindaklanjuti untuk diperbaiki.

Moga informasi ini semakin menambah keyakinan kita kepada Allah bahwa segala sesuatu didunia ini hanyalah bersifat sementara dan dapat dirusakkan.
Wallahu'alam bissawab.

No comments:

BTemplates.com

Search This Blog

About